▼ Bear
Dampak
90 · Tinggi
Setidaknya 15 pelaku serangan memanfaatkan kerentanan pada sistem Cold Card, dengan kerugian yang diperkirakan melebihi 100 juta dolar AS
BTC
Cointelegraph · 1d agoLihat sumber ↗

Alex Sohn, kepala penelitian digital Galaxy, melalui unggahan di X (sebelumnya Twitter) pada hari Selasa lalu, menyatakan bahwa setidaknya 15 orang telah menjadi korban serangan yang memanfaatkan kerentanan pada dompet perangkat keras Coldcard. Analisis terhadap laporan korban yang diterima setelah insiden tersebut menunjukkan bahwa serangan ini memiliki karakteristik yang berbeda dari peretasan bursa terpusat, sehingga mengidentifikasi pelaku tambahan yang sebelumnya tidak terdeteksi. Sohn menjelaskan bahwa satu laporan tentang kerugian kecil, kurang dari 1 BTC, menjadi petunjuk penting yang memungkinkan penemuan kasus serangan baru, di mana 12 BTC dicuri dari 126 alamat.
Menurut laporan dari Galaxy Research, total kerugian yang diakibatkan oleh tiga serangan yang telah teridentifikasi mencapai 100 juta dolar AS. Jika kasus yang diduga sebagai serangan keempat juga dimasukkan, total kerugian, dihitung berdasarkan nilai Bitcoin, dapat mencapai sekitar 130 juta dolar AS. Insiden ini kembali memicu perdebatan di industri tentang keamanan dompet penyimpanan dingin (cold storage) dan keamanan metode penyimpanan Bitcoin secara langsung oleh individu.
Dragonfly Managing Partner, Haseeb Qureshi, mengutip laporan media sosial dan menyatakan bahwa kerentanan ini seharusnya dapat dicegah dengan investasi sekitar 2 dolar AS untuk memperkuat sistem AI. Beberapa pengguna media sosial mengklaim bahwa model AI bernama Claude berhasil mereplikasi kerentanan tersebut dalam waktu 8 menit. Selain itu, Qureshi menambahkan bahwa model AI sumber terbuka GLM 5.2, bahkan dalam lingkungan tanpa akses internet, berhasil menemukan kembali kerentanan tersebut secara independen dalam waktu 20 menit.
Namun, Tassaporn Saereechittima, kepala data dari platform analisis kripto Tokenomist, menyatakan keraguannya terhadap klaim tersebut dalam sebuah wawancara dengan Cointelegraph
Konten dirangkum AI. Baca artikel lengkap di sumber.